SEPUTAR TENNIS - Petenis peringkat 7 dunia asal Afrika Selatan, Kevin Anderson merupakan salah satu petenis yang paling sukses pada musim 2018.

Gambar 1. Kevin Anderson 
TENNISSPORTS.COMMusim lalu, Anderson mencatatkan 47 kemenangan, termasuk mengantongi dua gelar dan salah satunya gelar turnamen level 500 di Wina (mengalahkan Kei Nishikori).
Selain itu, Anderson juga mengalahkan John Isner di semifinal Wimbledon yang mengantarkannya ke final Grand Slam kedua dalam kariernya sebelum kalah dari Novak Djokovic dengan tiga set langsung. Walaupun begitu, ia mendapatkan cukup poin yang membawanya terkualifikasi di ATP Finals, London untuk kali pertama.
Di London, Anderson mengalahkan Dominic Thiem dan Nishikori demi mengamankan satu tempat di semifinal (kalah dari Djokovic), mengakhiri musim 2018 dengan cukup meyakinkan, dan mempersiapkan diri untuk melakukan hal yang kurang lebih sama di musim 2019.
Gambar 2. Kevin Anderson 
Awal musim 2019 cukup menjanjikan bagi Anderson setelah ia berhasil menumbangkan Ivo Karlovic di final Pune, sebelum mencatatkan hasil kurang memuaskan di Australian Open ketika ia kalah dari petenis muda AS, Frances Tiafoe di babak kedua dengan empat set.
Menghadapi cedera siku, Anderson terpaksa mundur dari New York di mana ia adalah juara bertahan. Selain itu, ia pun batal tampil di Acapulco maupun Indian Wells karena masih merasa kurang nyaman di lapangan ketika melakukan servis.
Anderson lalu kembali beraksi di Miami dan bermain dengan baik, mempertimbangkan ia absen cukup lama, setelah mengalahkan Jaume Munar, Joao Sousa, dan Jordan Thompson sebelum Roger Federrer membantainya dengan 6-0, 6-4.
Seperti yang diperkirakan, Anderson telah memutuskan untuk menunda penampilannya di musim clay-court dengan melewatkan turnamen Masters 1000, Monte Carlo Open yang akan dimulai pekan depan. Ia dijadwalkan akan kembali pada akhir bulan ini di Estoril.

Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda ⇛   

0 komentar untuk Kevin Anderson Urung Tampil Di Monte Carlo