SEPUTAR TENNIS - Datang dari Serbia bisa menjadi situasi yang menguntungkan sekaligus merugikan bagi para petenisnya seperti petenis peringkat 32 dunia, Laslo Djere.

Gambar 1. Laslo Djere
TENNISSPORT.COMAwal musim ini, petenis berusia 23 tahun, Djere memenangkan gelar terbesar dalam kariernya setelah mengalahkan Felix Auger Aliassime di final turnamen ATP level 500, Rio Open. Setelah itu, ia melenggang ke semifinal Brasil Open, Sao Paulo.
Naiknya peringkat Djere tidak terlalu disadari oleh banyak pihak. Awal Januari lalu, ia bertengger di peringkat 91 dunia. Tetapi di Serbia, ia bukan petenis yang dibicarakan semua pihak. Kehormatan tersebut jatuh kepada Novak Djokovic yang telah mengantongi 15 gelar Grand Slam. Secara statistik, Djokovic merupakan petenis paling sukses di seluruh penjuru negara Balkan.


Gambar 2. Novak Djokovic
“Kami kadang-kadang bercakap-cakap dan kami juga berlatih di Indian Wells. Ia pria yang hebat dan ia tidak hanya memperlihatkan kepada kami, warga negara Serbia, tetapi kepada semua orang seberapa besar kerja keras dan dedikasi akhirnya bisa terbayar. Ia melakukannya dengan sangat baik,” ungkap Djere tentang Djokovic.

“Ia salah satu individu yang paling profesional, bukan hanya sebagai petenis, tetapi juga sebagai seorang atlet dan menjadi inspirasi menakjubkan bagi kita semua.”
Gambar 3. Laslo Djere
Hasil-hasil yang Djere dapatkan akhir-akhir ini juga tidak luput dari pujian Djokovic. Di Rio, ia membuat headline ketika ia mendedikasikan gelar Rio Open bagi kedua orang tuanya, yang telah meninggal karena kanker. Ibunya meninggal tujuh tahun lalu dan ayahnya meninggal pada akhir musim 2018.
Melihat sisa musim ini, Djere menyatakan bahwa ia berharap bisa menembus peringkat 20 besar pada akhir musim ini. Tugas yang cukup sulit, tetapi tidak mustahil. Sejauh ini, ia telah memenangkan sembilan dari 15 pertandingan yang dilakoninya pada musim 2019.
“Ketika kami berada di Indian Wells, ia (Djokovic) mengatakan beberapa hal tentang saya yang melewati turnamen di Rio dengan baik dan memberikan pidato yang menggugah. Ia mengatakan bahwa saya harus meneruskannya dan ia juga mengatakan bahwa saya berada di jalur yang tepat. Sungguh luar biasa bisa mendengar hal itu darinya,” tambah Djere.
Baik Djere dan Djokovic akan kembali beraksi pekan depan di Monte Carlo Open.

Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda ⇛   

0 komentar untuk Laslo Djere Terinspirasi Dengan Etos Kerja Novak Djokovic