Roger Federer ketika memenangkan Miami Open musim ini

Seputar Tennis: Dalam sebuah wawancara dengan ATP YouTube Channel, bintang tenis Swiss, Roger Federer mengenang kembali ketika ia menjalani operasi lutut pada Februari 2016

TENNISSPORT.COMFederer mengira cedera tersebut tidak serius, tetapi kenyataan berkata lain dan pada Juli 2016, ia berhenti berkompetisi selama enam bulan.

Federer lalu kembali pada musim 2017 dan memenangkan tiga Grand Slam dalam waktu kurang lebih 12 bulan.
“Awalnya, semuanya berjalan dengan baik,” kenang Federer tentang musim 2016. “Bertanding di semifinal Australian Open, kalah dari Novak, dan mencederai lutut saya. Saat itu saya merasa bukan masalah besar.”
“Kembali ke Swiss dan menyadari setelah melihat hasil MRI bahwa ada meniskus yang patah. Memahami bahwa saya harus menjalani operasi pertama saya sebagai petenis, saya tidak bisa mempercayainya. Hal itu emosional, terutama setelah operasi, melihat kaki saya dan mengetahui bahwa mungkin kaki ini atau lutut ini tidak akan pernah sama lagi.”
Roger Federer
“Saya lalu berkesimpulan bahwa saya akan mulai berlatih dari hal dasar setelah saya kembali dari rumah sakit. Untuk beberapa alasan, lutut saya belum 100 persen siap di sepanjang musim clay-court, setelah itu, saya juga mengalami masalah dengan punggung saya dan masih dengan lutut saya. Saat itu saya memutuskan untuk mundur dari FrenceOpen, karena saya menyadari, mustahil bagi saya bisa memenangkan pertandingan di sana.”
“Punggung saya mulai membaik, lutut saya masih terasa tidak biasa di Stuttgart, Halle, dan Wimbledon. Tubuh saya, lutut saya pantas untuk mendapatkan istirahat. Semua orang setuju dengan saya dan saat itulah saya memutuskan untuk mengambil waktu jeda.”
“Hal itu memberikan saya waktu yang saya butuhkan di lapangan latihan demi melatih permainan saya lagi. Jadi, ketika saya kembali pada musim 2017, saya kembali dengan begitu meyakinkan, sehingga saya sendiri tidak mempercayainya, karena saya pikir performa seperti itu setidaknya membutuhkan hampir setengah musim. Tetapi, kisah dongeng itu berakhir sangat manis di Australian Open. Saya kembali ke final melawan Rafa, tertinggal 1-3 di set kelima, dan sisanya kita ketahui bersama, saya terus melangkah, membalikkan keadaan, dan memenangkannya. Jadi, mungkin itu salah satu momen paling istimewa di sepanjang karier saya.”

Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda ⇛   

0 komentar untuk Roger Federer Kenang Kembali Momen Terberat Dalam Kariernya